Bikers Daerah Dan keTertiban Berlalu-Lintas


Melalui tulisan kali ini Saya ingin memberikan Gambaran sekilas tentang kesadaran tertib Berlalu-lintas bagi Bikeris di daerah,, sebagai contoh perhatikan Motor Yamaha Jupi MX ini..

Sekilas memang tidak ada yang Istimewa pada motor diatas,, tapi coba cari di mana Plat Nomor polisi dan spionnya.. Gak ada thoo..?? Padahal motor ini merupakan Kendaraan Aktif sehari-hari,, karena di gunakan buat sekolah dan Maen Oleh keponakan Saya yang masih duduk di kelas 2 SMU (@lay dunk..!! Belum tentu..๐Ÿ˜€ ) ..

*Oiaa,, kata yang punya dealer Mataram sakti Motor ini merupakan Jupiter Mx yang pertama di Rimbo Bujang – Jambi lhoo..:mrgreen:

Itu tadi baru contoh dari keluarga Saya sendiri,, sekarang Coba sampeyan lihat sendiri Motor di daerah Rimbo Bujang lainya ini..

Dari begitu banyaknya Motor,, yang mengenakan Spion jumlahnya masih lebih banyak jumlah jari di tangan kiri Saya.. Artinya..??!! (Ngerti dewe lah Jeck๐Ÿ˜€ ) bahkan yang tanpa NoPol juga Banyak tho..?? Padahal ini adalah tempat parkiran sebuah event Resmi yang juga meli batkan aparat kepolisian di dalamnya dan juga IMI lho..

Salah satu Sampel lain yaitu,, ketika Saya berkunjung ke rumah salah satu Kerabat.. Di bawah sebuah Laci meja belajar terdapat Plat NomOr Polisi kendaraan Bermotor baru /masih berlaku yang TIDAK dipasangkan pada tempatnya..

Dinsengaja memang..

Berbeda banget tho ya dengan Mayoritas Bikers di Jawa / di kota-kota besar lainnya,, dimana kehadiran NoPol dare dealer begitu Sangat dinanti-nantikan.. Sedangkan Bagi sebagian Bikeris Di Daerah StNK apalagi plat NoPol sama sekali tidak pernah dianggap berGUNA,, lha wong pake Plat NoPol ga bisa Nambah Hp Motor kok..๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ lalu bawa STNK malah takut ilang katanya..:mrgreen:

Melihat kondisi Bikers Di Daerah yang Kurang Open (perhatian / acuh_jeck๐Ÿ˜€ ) Dengan Peraturan dalam Berlalu-lintas seperti ini kira-kira dimana Masalahnya menurut Sampeyan..?? Bikers nya yang gak MAU TERTIB atau APARATNYA yang Malas Bekerja MENERTIBKAN..??!!

Pernah Saya tanya kepada Keponakan Saya,, “knapa gak pasang Nopol,, apa gak takut di Razia nanti..??” jawabnya,, “belum pernah ketemu razia kok Om”๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏ
Padahal jalan yang senantiasa di lalui Keponakan Saya ini saat pulang- pergi ke sekolahannya atau sekedar Main-main melewati kantor polisi lho..
Walaupun sebenere Peraturan tentang Berlalu-lintas itu kan di buat Untuk KESELAMATAN-KEAMANAN & KENYAMANAN Pengendara sendiri,, bukan Buat Pak Aparat lho yaa..

Biarlah Orang-Orang pinter yang baca tulisan ini yang menyimpulkan sendiri “KENAPA BIKERs DI DAERAH KURANG RESPEK DENGAN PERATURAN BERLALU-LINTAS”

Lha menurut pengalaman Saya sendiri saat Riding di jalanan Trans Sumatra (wilayah Darmasraya),, yang berhenti di lampu merah itu tandanya bukan orang sekitar atau Pasti Orang dari jauh lewat.. Yaa kalo Kami saat lampu Merah menyala itu tandanya Jalan terus Kok,, cuma kurangi kecepatan Saja..๐Ÿ‘ฟ๐Ÿ‘ฟ

*lain ladang lain belalang om..

Tapi meski begitu,, tidak semua Bikers lho yang Gak Mau Peduli Sama aturan BerLalu-lintas..
Lihat sendiri aja Nii..

Meski riding Ke daerah Pedalaman,, tetep semua Kelengkapan Berkendara yang Aman dan sesuai peraturan di Gunakaan thoo..

Intinya menurut Saya : LONGGARnya Penertiban Peraturan Berlalu-Lintas Di Daerah Oleh Para APARATnya merupakan Faktor yang Dominal akan ketidak Tertiban Bikers di daerah dalam Berkendara dan menaati peraturan BerLalu-lintas..

Maka dari itu SosialiSasi tentang Safety Riding dan tertib BerLalu-lintas Hendaknya harus semakin Di Giatkan,, kemudian harus pula di barengi dengan Pengawasan / Kontrol serta PeNertiban Oleh Aparat yang Berwenang..

*kalo kekurangan Anggota kan Bisa ReKrut Saya,, hehehe..

Demikian gambaran Bikers Di Daerah terhadap Tertib Berlalu-lintas..

Kip Bradehuud en PISS..

~ oleh Hourex150L pada September 22, 2011.

35 Tanggapan to “Bikers Daerah Dan keTertiban Berlalu-Lintas”

  1. Banyak bgt fotonya?dobel2 tu kang!

  2. Kok moderasi

  3. artikele dobel om๐Ÿ™‚

  4. KEDUANYA
    dit4 sama bahkan lumayan parah,malah anak SD sudah berani naik matic sampe bonceng 3,no nopol,no spion
    bodi dipreteli sampe warna aja gak ketahuan

  5. aku pake spacy ga pake nopol e . jalarane rung metu hehehe

  6. berarti dodol spion ndek kono cpet keree..coz ngk payu2…wkwkwkkwkw๐Ÿ˜€
    http://asmarantaka.wordpress.com/2011/09/22/beberapa-gambar-test-ducati-1199-panigale/

  7. Sekali lg plek kondisi d kalteng..cuman klo d kotany g mas soalnya polisinya butuh sarapan jg..hehehe..motor sy jg plat blakang tak lepas..klo ada razia polisine dijak balapan sek..^_^ dulu pas br beli beat 6 bln plat g tak pasang mas..men di kiro montor nyar trs..hehehe

  8. lah d daerah lebih parah lg,
    pakai nopol tp ga ada motornya. Xixixixi๐Ÿ˜€

  9. Ada di beberapa daerah yg sy tmui klo helm itu di pake buat hindarin pak Pol bukan utuk kselamatan…
    Tp klo masalahnya dah lewat di depan kantor Pol juga ga da teguran, ya bisa berkelanjutan ga pake plat No jg…

  10. Nyantai,malah gak kemrungsung miker cegatan saat riding

  11. wah, berarti kalo jual variasi macam spion ato helm full face gitu pasti jarang laku dong?

  12. Hmmm, velg DBS di Jupie MX…๐Ÿ™‚

  13. Di Riau pun sama.justru anak muda pasti dibilang ga gaul kalo pake kaca spion atawa helm

    *Neng pedalamane lo ya,kayak daerahku

  14. Harus punya kesadaran sendiri itu mah,

  15. pernah berharap seperti saya gak mas bro โ“
    http://nanared.wordpress.com/2011/09/22/motor-sport-berbagasi-besar/

  16. kesadaran dari diri sendiri lebih penting ketimbang kesadaran karena razia aparat:mrgreen:

  17. Nggak usah jauh2 ke pedalaman di luar jawa. Di jepara yg masih wilayah jawa saja banyak motor protolan. Ada polisi, kabur masuk kampung

  18. Gambar terakhir = gagah tenan bro…

  19. karena mayoritas begitu.. coba kalo keadaannya dibalik.. yg ngga berplat nomor dan ngga berspion dan ga lengkap lainnya pasti ga akan ngikut.. udah ‘lumrah’ si om di indo, hanya karena menjadi mayoritas lalu dianggap ‘biasa saja’ atau bahkan dianggap benar.

  20. sepionnya cuma buat gantungan helm:mrgreen:

  21. nitip lgi,mumpung lagi bertelor
    http://nanared.wordpress.com/2011/09/24/milad-ketujuh-pernikahan-kami/

  22. hampir sama,

    http://elegancefighter.wordpress.com/2011/09/27/masyarakat-pedesaan-anti-safety-riding/

  23. sekalinya alay ya tetep aja alay.nyampah aje di jalanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: