Menjaga Nilai Puasa


Assalamu’alaikum wr.wb.

Hallo Mas Bro -Diajeng semua,, gimana masih semangatkan Menjalankan Ibadah Puasanya..?? Dan semoga belum ada yang Bolong atau Batal Puasanya yaa,, Amin..

Sebuah hadits yang di riwayatkan Oleh Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Hakim dalam kitab At-Targhib yang Artinya :

-Dari Abu Ubadah r.a,”Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda,”Puasa adalah perisai selama dia tidak Memecahkannya.”

Perisai merupakan Pelindung dari serangan Musuh, Namun maksud Perisai dalam Hadits ini adalah ‘Sesuatu’ yang dapat Menyelamatkan dari Adzab Allah Swt. Atau sebagai Penyelamat Dari Api Neraka.. Tapi bagaimana kalo justru kita sendiri yang ‘Merusak’ pelindung atau Penyelamat itu sendiri..?? Apagunanya lagi punya Perisai kalo sudah Pecah.?? Apa gunanya Pelindung/Benteng kalo sudah Rusak / Ambrol.??

SeseOrang bertanya kepada Nabi saw.,”Apakah yang menyebabkan Puasa Rusak?” jawab Beliau,”BERDUSTA dan MENGGUNJING.”

Dari keDua Hadits di atas menekankan Kepada kita untuk MENJAUHKAN diri dari perbuatan-perbuatan yang Menyebabkan Puasa jadi sia-sia(Puasanya Syah tapi hakekatnya rusak atau tidak mendapatkan keberkahannya),, karena sudah menjadi kebiasaan kita menghabiskan waktu dengan Pembicaraan-Pembicaraan yang di larang dan mubadzir..

Berikut ada 6 Perkara yang Perlu diperhatikan saat BerPuasa :

(1) Menjaga Pandangan dari Melihat hal-hal yang dilarang,, yaitu Menghindari melihat hal-hal yang Melalaikan atau Melihat Kemaksiatan.. Nabi saw. Bersabda “Pandangan Mata adalah anak panah dari anak-anak panah Setan. Barang siapa takut kepada Allah lalu ia menjauhkan diri dari melihat Maksiat, maka Allah akan mengkaruniakannya Kekuatan, kemanisan, dan kelezatan Iman di dalam Hatinya.”

(2) Memelihara lidah dari Berkata Dusta, Menggunjing, berbicara sia-sia, Memfitnah, Bertengkar, Mengumpat dan sebagainya..

(3) Menjaga Telinga dari mendengarkan hal-hal yang Makruh,, Hukumnya sama antara Mendengarkan Ucapan yang haram dengan Mengucapkannya..

(4) Menjauhkan Anggota Badan lainnya seperti Kaki dan Tangan dari Perbuatan Dosa dan hal-hal yang di Haramkan, seperti Menyentuh sesuatu yang ‘dilarang’ atau berjalan Menuju ke arah/tempat-tempat yang di larang Agama..

(5) Jangan terlalu kenyang saat Ber buka puasa,, karena Meski menggunakan makanan Yang Halal ,,,tapi tujuan Puasa yang sesungguhnya tidak akan tercapai..

(6) Hendaknya ‘selalu’ merasa khawatir apakah Puasanya di terima atau tidak,, begitu juga dengan Ibadah-ibadah lainnya.. Agar kehati-hatian selalu Menyertai setiap kita Ber Amal..

Semoga tulisan alakadarnya ini ada Mamfaatnya terutama Bagi Saya sendiri,, Amin..

*jangan lupa Koreksinya jika terdapat Kesalahan dalam tulisan ini..

PISS..

Wassalamu’alaikum wr.wb.

~ oleh Hourex150L pada Agustus 9, 2011.

12 Tanggapan to “Menjaga Nilai Puasa”

  1. salam😀

  2. wah, makasih berat atas tausiyahnya mas…

    *botak ajaib bernyanyi… botak ajaib berdendang…*

  3. mantebbb

  4. ikutan absen lagi mas

  5. Nice share bro..
    nitip ya
    http://boerhunt.wordpress.com/2011/08/09/apa-yang-ada-dalam-bagasi-motor-saya/

  6. Menahan hawa nafsu memang lebih berat daripada menahan rasa lapar.

    • Iya Mas,, makanya ada hadits yang menyebutkan bahwa kebanyakan Orang yang berpuasa ‘cuma’ dapat haus & lapar saja..

      *semoga kita tidak termasuk didalamnya,,Amin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: