MUI JANGAN MAU DI TUNGGANGI..


Beberapa Hari ini Media Berita di Televisi dengan Gencarnya menayangkan Pemberitaan Tentang Permintaan FATWA dari Pemerintah Kepada MUI berkenaan Dengan Pemakaian BBM Bersubsidi Oleh kalangan ‘Orang Mampu’,, dan rencana FATWA Tersebut sekarang Sedang Di GODOG di komisi Fatwa MUI..

Menurut Pendapat Saya Pribadi,, Saya Sangat tidak setuju dengan ‘Rancangan Fatwa’ Tersebut..πŸ‘ΏπŸ‘Ώ

Dimana DEFINISI antara ‘Orang Mampu’ (kaya) dengan ‘Orang tidak Mampu’ (miskin) sendiri belum ada Kejelasan,, Kriteria Mana Yang Berhak Menerima Subsidi dan Yang tidak Berhak Pun Masih ‘SAMAR-SAMAR’..

Bagi Saya, Semua Orang Yang Mampu Membeli kendaraan berMOTOR itu Termasuk golongan ‘Orang Mampu’ dan Rakyat Yang jangankan Mampu Beli Kendaraan Ber Motor, Untuk Makan Sehari- Hari Saja Mereka masih Kesusahan,, Itu Barulah yang Di Maksud Golongan ‘Orang Tidak Mampu’..
Coba lihat di Program Acara Televisi seperti; Andai Aku Menjadi(TransTv) – Tooollooong (RCTI) – Orang Pinggiran (TVone) dan lain sebagainya,, Mereka adalah Orang Tidak Mampu ‘Yang Sebenarnya’..

*Apakah Mereka Menikmati Subsidi BBM dari pemerintah Tersebut..???!!

Kemudian Bagaimana Dengan Rakyat yang tinggal Di daerah pedalaman khususnya di luar Pulau Jawa yang Belum Ter sedia BBM Non Subsidi di daerah Mereka,, Akankah Mereka Selalu TerPAKSA Menggunakan BARANG HARAM setiap Hari..???!!

Semua ini sebenarnya Merupakan Cerminan dari Ke TIDAK SANGGUPAN Pemerintah (dalam hal ini adalah Pihak PERTAMINA) Dalam Mengatur Dan Menyalurkan BBM baik yang BerSubsidi maupun Non Subsidi Kepada YANG BERHAK,, juga Menyiratkan KESAN Pemerintah / Pertamina sudah Kehabisan AKAL dalam Upaya Penyaluran BBM BerSubsidi..

*Ono- ono Wae tho Booss..πŸ‘Ώ

Parahnya lagi Di berbagai Daerah Khususnya Sumatra Barat Sekarang PREMIUM Yang Merupakan satu-satunya jenis BBM yang ada Sudah mulai Sangat Langka..

Kalopun Ada, harganya Sudah hampir menyamai Pretamax (harga eceran terakhir sudah mencapai Rp.8500/liter)..


Dan Demi Mendapatkan BBM BerSubsidi yang katanya khusus Orang Miskin Ini (ORANG Yang Benar-Benar Miskin TIDAK Butuh Premium, Mereka HANYA Butuh Pekerjaan Dan PENGHIDUPAN yang layak),, Terkadang Saya Terpaksa Harus Mangkir dari Kewajiban Saya Selaku Kuli Pabrik untuk bisa Ikut Antri Mencari Premium buat sipaIJO dengan Menempuh Jarak 60an KM PP..

Tolong Dong Pak PEMERINTAH, di bikin RULEs yang Lebih REALs Dari Pada Menggunakan FATWA,, dalam penyaluran BBM berSubsidi ke tangan Yang BerHak..

PISS..

~ oleh Hourex150L pada Juni 30, 2011.

44 Tanggapan to “MUI JANGAN MAU DI TUNGGANGI..”

  1. ya betul juga mas, ya jangan terburu-buru mengeluarkan fatwa kalau nggak jelas mana batasan mampu dan nggak mampu. dan saya juga setuju dng perkataan mas, kalau orang-orang yang punya kendaraan itu bisa digolongkan mampu, karena keumumannya gitu, walaupun saya nggak pungkiri ada juga yang rada melarat.
    walhasil, kita dukung pemerintah untuk lebih perhatian lagi sama hal yang kayak-kayak gini..
    wassalamualaikum.

  2. Nyari Pertamax dikiliran ada gak ya…

  3. wah masmul ngadat ni. .kabbbuuurrr. .hehehe

  4. kalau gak setuju dengan ulama di MUI, gimana kalau masbro pilih para ulama yang sejalan dan kena dihati lalu bikin MUI tandingan. kayaknya seru tuh masbro.

  5. mas mul apa bener harga ninja L naik jadi 28 jt ?

  6. Sebaiknya pihak agamawis ‘pamali kalo ikut nyemplung kedalam dunia politik, ingat disini bukan negera Islam walopun mayoritas penduduknya muslim, okeilah misalkan fatwa tersebut disyahkan…lantas bagaimana dengan kaum non muslim? toh mereka2 juga cuek beibeh dengan fatwa2 tersebut…dan kalau diteruskan bisa tidak mungkin timbul perselisihan…lha wong si agama A boleh minum BBM non subside karena ga ada larangan dari petinggi agamanya…eee. diagama si B mo nguyup premium wae dibilang haram….timbul perselisihan tho? ujung2nya apa coba? ya para pemerintah pasti sudah bisa mikir sendiri…

  7. sebenernya sih kita juga yang bodoh,
    MUI bener kok, premium tuh haram, karena termasuk golongan alkohol, klo ga percaya tenggak aja . . . .

  8. masbro, tolong diklarifikasi dengan jelas, karena baru saja saya dengar di radio sonora jakarta siang ini bahwa MUI TIDAK PERNAH MENGHARAMKAN MASALAH BENSIN. harap diklarifikasi dengan jelas agar tidak menjelekan nama MUI.

  9. walah..lah kok ono nunggang menunggangi..dadi inget koncoku mbiyen sing penganten anyar crito ..”e..e..e..mas..mas..aja pechicilan mas..ranjang’e krekot-krekot mas.. diajeng yayi’.. kakangmu arep nunggang maning”..wekekek.. wis_mendem.com .. mblayuuu ..:mrgreen:

  10. Yang asli tuh Pemerintah saat ini sedang stres bro jd langkah-langkah yg diambil itu terkadang semrawut & nyelenehπŸ˜€ .

  11. setuju 100%,klo mo hindari dosa,ane musti isi pertamax sejauh 60 km…..astagfirullah*tepok jidat
    SALAM KARET BUNDARβ„’

  12. MUI aja nggak mengakui buat fatwa itu..ra beres

  13. pak mul ,
    stang ninja.ku kok dadi rapas gara” kecilakaan ,
    ndak kudu di senter ben lurus ?
    maturnuwun ………,

  14. Dunia ini panggung sandiwara…
    *Godbless mode on*

    http://storyza.wordpress.com/2011/06/30/premium-dan-pertamax-sama-sama-haram-kalau-meminumnya-bisa-mabuk/

  15. komentku nang kene wae
    http://jaranwesi.wordpress.com/2011/07/01/laku-ga-fatwa-itu/

  16. wah suwe ra absen, semoga absenku ga dikharamkan neh,….xi..xi…….

  17. oke pakdhe ,
    knalpot menyusul , jane wes siap tapi malah ngguling…….

  18. aku plus plus ninja r.ku , ngindari mbahmbah nyebrang jalan ,

    wes ralurus meneh steer.e , batok lampu remuk eg pakdhe ,

    payah tenan , padahal gek test knalpot ,

  19. Gampang saja um. Kita semua ngaku melarat karna belum sekaya konglomerat. Biar gak dosa make premium. Xi xi xi…

  20. bahas politik rak ono bar e…
    Mending ngurusi motor wae pakdhe…wkwkwkwk….
    Terserah.,ape ono fatwa haram opo ga.,BBM naik opo turun.,tinggal melu wae lh…sakkarepe kono…percuma ngikuti berita n bahas politik…
    Salam GAsS puoLLLL n jo lali ngerem…..wkwkwkwk….
    Terserah.,ape ono fatwa haram opo ga.,BBM naik opo turun.,tinggal melu wae lh…sakkarepe kono…percuma ngikuti berita n bahas politik…
    Salam GAsS puoLLLL n jo lali ngerem…

  21. walah murah men pakdhe ,
    aku takon nggon box reflector wae wes 450rb , tanpa tudung mahkotane ,
    trus tak dempul wae , hehehe
    maklum anak skolahan ,
    piss v…..g mahkotane ,
    trus tak dempul wae , hehehe
    maklum anak skolahan ,
    piss v…..

  22. seandainya dijual terpisah , hahahaha

  23. Sebenarnya yang banyak melakukan malsiat itu ya pejabat, coba saja berapa sih gaji seorang bupati atau walikota tapi gaya hidupnya jauh melebihi gajinya, Mui berani nggak bikin peraturan bahwa orang yang gaya hidupnya jauh melebihi gajinya haram hukumnya (bila tidak bisa buktikan), di Singapura dan di negara maju kayak gitu aturannya, sekedar informasi waktu itu teman gue di Jerman mau nyogok polisi biar urusannya lancar. Dia bilang untuk apa uang banyak kalau dia nantinya juga di kejar aparat. Dan kalau nggak bisa buktiin uang itu dari mana maka masuk penjaralah polisi itu. Di kita banyak pejabat gaji 3 jt gaya hidup melebihi orang yg gajinya 30 jt.
    kita lihat di tv one atau di koran, betapa semua pejabat kita banyak yg koruptor dan nanti kalau di sidang pakai 3 jurus, tidak tahu, lupa dan sakit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: